Botol Pesan Itu Hanyut 9.000 Km Sampai Afrika

6/25/2010 10:29:00 AM Posted In , , Edit This 2 Comments »


Annie O'Sullivan dari Kiama, negara bagian New South Wales, Australia berharap seseorang di seberang samudera akan menerima pesan yang dia taruh di dalam botol. Harapannya itu terkabul...

Botol biru besar dia isi dengan kertas bertuliskan pertanyaan,
'mana yang lebih baik, mencintai atau dicintai' yang disertai alamat dan nomor teleponnya -- Annie berharap pesan itu akan terjawab oleh seseorang.

Dalam sebuah pelayaran di
Indonesia Annie menghanyutkan botol berisi pesan itu ke laut.

Lebih dari 12 bulan kemudian, pada 17 Mei 2010 dini hari, Annie mendapat panggilan telepon internasional dari seseorang bernama
Fiona Marlton -- yang mengaku menemukan botol tersebut.

"Saya dan dia sama-sama berteriak di telepon. Lalu, aku tanya dimana dia menemukan botol itu. Jawabnya, Mozambik," kata Annie, seperti dimuat laman Kiamaindependent.com.au, Rabu 23 Juni 2010.

Lalu diketahui, botol yang dilarung Annie mengarungi samudera sejauh 9.000 kilometer dan terdampar di sebuah pantai indah di
Teluk Guinjata, Mozambik, Afrika. "Fiona sedang berlibur di sana saat dia menemukan botol itu," kata dia, bungah.

Fiona hampir saja membuang botol berisi pesan itu, sebelum menyadari ada sesuatu di dalamnya.

Kini Annie mendapat teman baru, Fiona -- yang tinggal di Creighton, Afrika Selatan mengontaknya lagi dua minggu setelah selesai liburan. Kini mereka sering mengirimkan pesan elektronik (e mail).

"Kami menjalin hubungan pertemanan yang luar biasa," kata Annie.

Mendapat teman baru adalah
bonus. Yang terpenting, Annie mendapatkan jawaban atas pertanyaannya.

Mau tahu apa jawabannya?
"Menurutku, lebih baik dicintai. Namun, untuk mendapatkan cinta sejati, kita harus mencintai." (adi)



Source : Yahoo!news
Read More Gan...

File Extension Part

6/25/2010 09:59:00 AM Posted In Edit This 0 Comments »


This File Extension LWP is almost impossible to have an error, but if it happens, it might be caused by some aspect. The first aspect can be caused by the corrupted data that crash the word processor. The second aspect deals with importing the File Extension lwp to another program. If the error is caused by the first aspect, all we need to do is creating the new version of word processor that is compatible with the basic program.

Now days, with computer and color printer, we can create anything we want. However, the most important thing is the software. With the complete features from the software, we can create cards, label, or anything we need. When we use the software and make some labels, we are automatically using File Extension zdl. On the installation, we might get some problem with this file extension; it can be caused from some reasons. To get the tips to fix File Extension ZDL installation, we can visit Fileextensionzdl.com.

torrent Extension file is a text file created by Bram Cohen of BitTorrent, Inc.Torrent file is part of the protocol that a greater amount is used to distribute large files via peer-to-peer network.These systems retrieve and download large files, splits it into small pieces that are downloaded to another user, then uploaded back to the users who want to return the file. This is an extremely complex system and allows allows bandwidth will spread through computer networks which in turn gives the load of a server.

Torrent file itself does not contain all the files downloaded file. but instead contains a list of addresses where all the "bits" from the file located at the end pennguna computer will be able to find the addresses of all of the pieces of the file and place it, and combining the files into a single entity again. All this done in a peer-to-peer software.

Read More Gan...

Membuka Kunci Kekuatan Perbaikan Diri

6/10/2010 11:10:00 AM Posted In Edit This 9 Comments »

Pengalaman pahit menjadi bagian yang tak dapat terpisahkan dalam kehidupan kita, misalnya tidak dihargai, dilecehkan, difitnah, disakiti, gagal, dan lain sebagainya. Namun pengalaman terpahit sekalipun dapat menjadi titik tolak mencapai puncak kejayaan dan kebahagiaan jika kita memiliki kekuatan memperbaiki diri terus menerus. Alangkah besar keuntungan yang dapat kita peroleh jika kita mampu membuka kunci kekuatan tersebut.

Salah satu manfaat jika kita selalu memperbaiki diri adalah
mampu mengantisipasi kejadian buruk menimpa kita. Bukankah lebih menguntungkan seandainya kita terus mencoba mengurangi kebiasaan makan berlebih sebelum obesitas, berhenti merokok sebelum terserang sakit stroke, atau kebiasaan buruk lainya sebelum sakit, dibenci orang dan bangkrut? Dengan terus memperbaiki diri, keadaan kita sudah siap atau bahkan lebih baik, ketika muncul sinyal segala sesuatu menjadi sulit.

Kekuatan memperbaiki diri akan
membantu kita menyesuaikan diri dengan perubahan terkecil sekalipun, sehingga tidak sampai terjerembab dalam kesulitan yang lebih besar. Ibarat, seekor katak mungkin langsung melompat keluar jika dimasukan ke dalam air panas. Tetapi mungkin ia akan terjebak dalam tungku air dan mati terbunuh jika perubahan suhu dalam air naik perlahan sampai di titik didih. Artinya, kita tidak akan tergilas oleh perubahan yang terus berlangsung jika kita terus memperbaiki diri.

Memperbaiki diri akan
memberi kita rasa percaya diri dan nyaman dengan keadaan diri sendiri. Mungkin bila kita melihat seorang pengusaha muda atau artis sukses berharap dapat bertukar posisi dengannya. Padahal belum tentu mereka merasa nyaman dengan keadaan mereka sendiri. Artinya kita tidak akan menderita karena kekurangan zat kepercayaan diri dan harapan, jika mempunyai kekuatan atau usaha memperbaiki diri terus menerus.

Di dalam kehidupan ini kita akan terus mengalami naik turun. Namun
setiap perubahan itu akan terasa menyakitkan jika kita mengabaikan keharusan untuk terus berbenah. Walaupun kemampuan memperbaiki diri sulit dimiliki, tetapi beberapa tips berikut ini mungkin dapat membantu kita membuka kunci kekuatan perbaikan diri.

Pertama adalah
milikilah cita-cita dan komitmen untuk mencapainya, sebab cita-cita akan menjadi daya atau semangat juang Anda. Sehingga Anda tidak segan memperbaiki kemampuan dan pengetahuan untuk dapat meraih cita-cita tersebut. Hidup tanpa visi laksana berlayar tanpa tujuan, terasa hampa dan hidup ini sama sekali tak berguna.

Sementara itu
Anda juga harus yakin pada visi Anda. Menguntip kata Pablo Piccaso, seorang pelukis asal Spanyol, "Sesuatu yang dapat kamu bayangkan adalah nyata." Sehingga bila Anda yakin, maka Anda tidak mudah menyerah melakukan tindakan-tindakan positif agar visi Anda segera tercapai, misalnya; ingin langsing dengan rajin olah raga, ingin pintar dengan rajin membaca, ingin lebih dermawan dan dicintai banyak orang dengan membantu lebih banyak sesama, ingin lebih sukses dengan berusaha lebih keras dan lain sebagainya.

Syarat lain untuk dapat membuka kunci perbaikan diri adalah
kegigihan. Jadi jangan mudah menyerah ketika menghadapi banyak tantangan atau selalu menghadapi kegagalan. Kegigihan akan mendorong Anda untuk memperbaiki diri terus menerus. Seiring dengan kualitas personal dan profesional Anda yang lebih baik, maka suatu saat tujuan Anda pasti tercapai.

Kunci kekuatan memperbaiki diri adalah
mencintai diri sendiri, sebab masing-masing diantara kita pasti memiliki kelebihan. Di samping itu masing-masing di antara kita juga memiliki keunikan tersendiri, sebab tidak seorangpun di dunia ini yang sama persis segala-galanya. Lupakanlah keinginan untuk menjadi orang lain, dengan meningkatkan kualitas, kemampuan, dan kebaikan. Dengan begitu, kekurangan kita tak akan lebih menonjol dibandingkan prestasi, kontribusi, dan kemampuan yang kita miliki.

Masih banyak lagi cara untuk membuka kunci kekuatan perbaikan diri. Namun yang terpenting adalah
motivasilah diri Anda untuk terus melakukan perbaikan, sebab perubahan besar akan selalu berawal dari dalam diri sendiri. Ketika Anda sudah menikmati setiap proses memperbaiki diri, berarti Anda juga telah memiliki kemampuan menjadikan segala sesuatu indah, membanggakan, dan membahagiakan.

"Setiap perubahan, meskipun untuk menuju hal yang lebih baik, selalu diiringi oleh keberatan dan kegelisahan." -- Arnold Bennet (1867 - 1931), pujangga dan novelis asal Inggris.



Source : www.andriewongso.com
Read More Gan...

Antioxidant Solutions by Oxis

5/25/2010 10:09:00 AM Posted In Edit This 1 Comment »


Oxis is a company that focused in manufacturing products designed as counteract to oxidative stress. Their products are known as the best protection as well as prevention to the harmful effects of oxidative stress. With the years of experiments and experiences, combined with the professional expert teams they have, Oxis is there to offer you healthy antioxidant products to accommodate your healthy lifestyle.

Sources of free radicals can be varied as our own body's metabolism, air pollution, chemicals from food and water, Alcohol, Tobacco, ultra-violet radiation, drugs, and also stress. And the consequences of free radicals such as Aging fast, heart disease, immune system decline, Cataracts, Arthritis, Cancer, and Diabetes.To counteract the free radicals takes an antioxidant. Antioxidants are compounds that prevent oxidation by free radicals. Antioxidants can be a vitamin, mineral or enzyme for Anti aging, antioxidant, glutathione, penny stocks & free radical.


For more detailed information of Oxis Company, their network, service, and also review of their products, there you may consider to http://www.oxis.com which contains of official information of everything related to Oxis. Need to get in touch with the company and to be alerted for any new news and information about their products, now you can also Oxis on Twitter or there also quite possible for you to Oxis on facebook and get connected with the company personally..

Read More Gan...

Rebab dan Cinta

5/25/2010 10:02:00 AM Posted In Edit This 2 Comments »


Alkisah, sayup-sayup terdengar suara merdu musik gesek di tengah keramaian jalan di sebuah kota. Orang-orang terhanyut mendengar alunan musik yang terasa menyedihkan di telinga. Selesai memainkan musiknya, terdengar tepuk tangan orang-orang di situ. Pemuda itu pun berdiri dan membungkukkan badannya, mengucap terima kasih atas penghargaan yang diberikan.

Salah seorang penonton setengah baya, yang telah beberapa saat mengamati si pemuda bermain musik, bertanya kepadanya, "Anak muda, engkau tampaknya bukan penduduk sini. Permainan musikmu bagus sekali! Apa yang hendak kamu sampaikan lewat lagu sedih yang kamu mainkan tadi?"

"Saya memang bukan penduduk sini Tuanku, saya dari desa sebelah yang sedang tertimpa musibah."

"Kamu ingin uang receh sebagai gantinya?"

"Tidak Tuanku, tidak. Saya tidak menjual musik demi uang recehan..."

"Lalu untuk apa kamu bermain musik di tengah keramaian ini?" lanjutnya bertanya.

"Sebenarnya, saya bermaksud ingin menjual alat musik ini. Saya sengaja bermain musik agar calon pembeli bisa mendengarkan merdunya alat musik kesayangan saya ini," jawab si pemuda seraya mengangsurkan alat musiknya kepada tuan penanya.

Sambil menerima dan meneliti alat musik tersebut, sang tuan kembali berkata, "Bila alat musik ini kesayanganmu, kenapa engkau rela untuk menjualnya?"
"Tolong saya Tuan, istri saya sedang menunggu kelahiran anak kami. Walaupun alat musik ini adalah harta terakhir yang sangat saya sayangi, tetapi saya tahu, saya pasti lebih mencintai istri dan anak saya. Demi sebuah kehidupan baru, rasanya layaklah pengorbanan ini," jawabnya dengan mata berkaca-kaca.

Setelah menimbang beberapa saat, sang tuan merogoh kantong bajunya dan mengeluarkan kepingan emas. "Terimalah uang ini untuk membantu kelahiran anakmu!"

Segera diterimanya uang itu, dan si pemuda berseru gembira: "Terima kasih banyak Tuan! Sebagai hadiah, saya berjanji akan mengajar memainkan alat musik ini kepada Tuan."

Dengan tangan yang lain, alat musik dikembalikan kepada si pemusik.

Si pemuda kebingungan bertanya, "Apa yang salah, Tuan? Anda tadi sudah mendengar suaranya yang merdu kan?"

"Hahaha, saya sengaja membayarmu untuk menyimpan alat musik ini. Karena alat ini tempatnya adalah di tanganmu. Saya yakin, tak seorang pun mengenal dan bisa memainkannya sebagus dirimu. Kerelaan menyerahkan hartamu yang paling berharga, demi cinta yang kau berikan adalah layak untuk upah yang saya berikan kepada kamu."

Si pemuda terbata-bata bertanya, "Tuan, bagaimana saya membalas kebaikan ini?"

"Anak muda, berikan cinta kepada anakmu dan limpahkan kasih sayang kepada istrimu, dengan begitu kamu telah melunasi kebaikanku," ucap tuan penolong sambil beranjak pergi meninggalkan si pemuda yang masih terkesima.

Pembaca yang Luar Biasa,

Mau berkorban bukan hal yang mudah untuk dilaksanakan. Lebih lebih, mengorbankan apa yang paling kita senangi. Bisa memberi, apalagi memberi tanpa mengharapkan balasan, ini juga sikap luhur yang tidak mudah untuk dilakukan. Kita memerlukan latihan dan membiasakan diri dalam kesempatan yang ada.

Saya jadi ingat kata-kata mutiara dalam bahasa Inggris: We make a living by what we get but, we make a life by what we give. Kita menjalanikehidupan dengan apa yang kita dapatkan, tetapi kita membuat hidup dari apa yang kita berikan.

Mari kita tumbuh kembangkan sikap luhur ini dalam praktik di kehidupan kita.

Saya yakin dan percaya, (dari) apa yang kita beri, pasti ada kelimpahan yang akan kita dapatkan.

Salam sukses luar biasa!!




Read More Gan...