Beberapa Tips Untuk Meredam Emosi / Amarah Diri Sendiri

11/29/2009 06:29:00 PM Posted In Edit This 6 Comments »



Siapapun pasti pernah marah, karena marah adalah bersifat manusiawi. Marah terkadang menimbulkan situasi yg serba salah. Jika qta melampiaskan amarah, qta bisa terserang penyakit, begitu jg jika qta menahan amarah, penyakit lain jg akan mengancam qta. Banyak macam orang mengungkapkan kemarahannya, bisa dgn meledak-ledak, bisa jg hanya diam aja.

Mengapa orang yg pemarah mudah terkena penyakit? Karena didalam darah orang pemarah terkandung banyak hormon adrenalin, hormon yg diproduksi oleh kelenjar adrenal ini akan dilepaskan ke dalam darah ketika ada rangsangan emosi. Akibatnya adalah denyut jantung akan bertambah cepat dan tekanan darah meninggi, keadaan inilah yg mengakibatkan penyakit mudah datang.

Saat emosi dan amarah memuncak maka segala sifat burukpun yg ada didalam diri qta akan sulit dikendalikan dan rasa malu pun kadang akan hilang berganti dengan segala sifat buruk demi melampiaskan kemarahannya pada benda, orang, dll di sekitarnya.

Saya akan berbagi beberapa tips untuk meredam emosi / amarah pada diri sendiri,mudah2an bermanfaat buat qta semua.Amien.....

1. Rasakan Yg Orang Lain Rasakan

Cobalah bayangkan apabila qta marah kepada orang lain. Nah, sekarang tukar posisi dimana qta menjadi korban yg dimarahi. Bagaimana kira2 rasanya dimarahi. Kalau kemarahan sifatnya mendidik dan membangun mungkin ada manfaatnya, tapi kalo marah membabi buta tentu jelas qta akan cengar-cengir sendiri :D

2. Tenangkan Hati Di Tempat Yg Nyaman

Qta harus berusaha buat menenangkan diri, kalo qta udah merasakan tanda2 kemarahan seperti denyut nadi yg bertambah cepat, nafas ter engah-engah atau darah mengalir cepat, cobalah menarik nafas dalam2 & redakan emosi yg sedang bergejolak.

3. Mencari Kesibukan Yg Disukai

Untuk melupakan kejadian atau sesuatu yg membuat kemarahan qta memuncak qta butuh sesuatu yg mengalihkan amarah dengan melakukan sesuatu yg menyenangkan dan dapat membuat qta lupa akan masalah yg dihadapi. Contoh seperti mendengarkan musik, main PS2 winning eleven, bermain gitar atau alat musik lainnya, membaca buku, chating, chayang-chayangan dengan kekasih pujaan hati(halah,hoho... :p), menulis artikel, nonton film box office, dan lain sebagainya. Hindari perbuatan bodoh seperti merokok, make narkoba, pergaulan bebas dan lain sebagainya.

4. Curahan Hati / Curhat Pada Orang Lain Yg Bisa Dipercaya

Menceritakan segala sesuatu yg terjadi pada diri qta kepada org yg dipercaya mungkin dapat sedikit banyak membantu mengurangi beban yg ada di hati. Jangan curhat pada orang yg nggak qta percayai untuk mencegah curhatan pribadi qta disebar kepada orang lain yg nggak qta inginkan.
Bercurhatlah pada sahabat, pacar / kekasih, isteri, orang tua, saudara, kakek nenek, paman bibi, dan lain sebagainya.

5. Mencari Penyebab Dan Mencari Solusi

Ketika pikiran qta mulai tenang, cobalah untuk mencari sumber permasalahan dan bagaimana untuk menyelesaikannya dengan cara terbaik. Untuk memudahkan gunakan secarik kertas kosong dan sebatang pulpen untuk menulis daftar masalah yg qta hadapi dan apa saja kira2 jalan keluar atau solusi masalah tersebut. Pilih jalan keluar terbaik dalam menyelesaikan setiap masalah yg ada. Mungkin itu semua akan secara signifikan mengurangi beban pikiran qta dan selesaikan masalah dengan segera, karena nggak baik kalo qta menyimpan masalah sampe lebih dari 3 hari( dosa cuy... :D )

6. Mengambil jarak dan berpikiran positif

Segeralah qta mengambil jarak dari sumber kemarahan dan lakukan relaksasi singkat. Coba redakan amarah qta dengan mengatakan pada diri qta sendiri “it’s OK” atau “tenanglah”, dll yg bersifat positif.

7. Cuek Dan Melupakan Masalah Yg Ada

Ketika rasa marah menyelimuti diri dan qta sadar sedang diliputi amarah maka bersikaplah masa bodoh dengan kemarahan qta. Ubah rasa marah menjadi sesuatu yg tidak penting.
Misalnya dalam hati berkata : “Ya ampun.... Saya harus bisa menyikapi semua ini dgn dewasa, kenapa harus pake marah2 kaya gini”,dan lain sebagainya...

8. Berpikir Rasional Sebelum Bertindak


Sebelum marah kepada orang lain cobalah qta memikirkan dulu apakah dengan masalah tersebut qta layak marah pada suatu tingkat kemarahan. Terkadang ada orang yg karena cuma diliatin sama orang lain jadi marah dan langsung menegur dengan kasar mengajak ribut / berantem. Masalah sepele jangan dibesar-besarkan dan masalah yg besar jangan disepelekan.

9. Menetapkan Tujuan, Cita-Cita Dan Impian Hidup

Semakin banyak cita2 dan impian hidup qta maka semakin banyak hal yg perlu qta raih dan qta kejar mulai saat ini. Tetapkan impian dan angan hidup qta setinggi mungkin namun dapat dicapai apabila dilakukan dengan serius dan kerja keras. Hal tersebut akan membuat hal2 sepele nggak akan menjadi penting karena qta terlalu sibuk dengan rajutan benang masa depan qta sendiri. Mengikuti nafsu amarah berarti sama aja menyia-nyiakan waktu qta yang berharga.

10. Kendalikan Emosi Dan Jangan Mau Diperbudak Amarah

Orang yg mudah marah dan cukup membuat orang di sekitarnya nggak nyaman udah barang tentu sangat nggak baik. Kehidupan sosial orang tersebut akan buruk. Ikrarkan dalam diri agar nggak mudah marah. Santai aja dan cuek terhadap sesuatu yg nggak penting. Tujuan hidup qta adalah yg paling penting. Anggap kemarahan yg nggak terkendali adalah musuh besar qta dan kalo perlu qta melakukan konseling kepada orang yg bijaksana.

Kurang lebih tips diatas dapat membantu qta buat menghilangkan sifat pemarah yg ada didalam diri qta, saya yakin qta semua BISA asal ada kemauan buat mencoba & melakukannya dengan baik.
;)

Ada juga nih beberapa ciri2 orang yg nggak mampu mengendalikan emosinya :

1. Berkata keras dan kasar pada orang lain.
2. Marah dengan merusak atau melempar barang2 di sekitarnya.
3. Ringan tangan pada orang lain di sekitarnya.
4. Melakukan tindak kriminal / tindak kejahatan.
5. Melarikan diri dengan narkoba, minuman keras, pergaulan bebas, dsb.
6. Menangis dan larut dalam kekesalan yg mendalam.
7.Dendam dan merencanakan rencana jahat pada orang lain. Dsb.



Sumber : Kaskus.us

6 komentar:

Blog Bisnisku mengatakan...

pertamax dulu ach..jarang-jarang bisa pertamax...artikel yang menarik dan meberikan pencerahan, karena memang musuh utama dalam hidup ini sebenarnya adalah diri kita sendiri ..termasuk emosi tentunya..sayapun dulu seorang yang memiliki emosi sangat tinggi..untuk melatih mengendalikan emosi atas saran seorang teman saya saat ini menjadi vegetarian..tujuan utamanya adalah belajar mengendalikan diri

Rizky2009 mengatakan...

artikel yang sangat menarik izin save buat baca2 d rumah

onny mengatakan...

yang menarik....

ina mengatakan...

klo ina pertama nangis dlo...
biar lega...

truz curhat ke mami...
berez deh... hehe,,,

misterdicious mengatakan...

tergantung orang juga sih, biasanya orang yang terburu nafsu pasti susah meredam emosi. makanya disebut terbawa emosi :)

domain mengatakan...

wah mantep nih. tersenyumlah...